PRAKTIKUM I
Topik : Daun Tunggal Dan
Bagian Bagiannya
Tujuan : Mengenal bagian bagian daun dan ciri ciri daun tunggal
Hari/ tanggal : Kamis/ 3 Februari 2014
Tempat :
Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin.
I.
Alat dan Bahan
A. Alat-alat
1. Baki/ Nampan
2. Alat tulis
B. Bahan bahan
1. Daun Bambu (Bambusa sp)
2. Daun Tebu (Saccharum
officinarum L)
3. Daun Pisang (Musa paradisiaca L)
4. Daun Jarak (Ricinus communis L)
5. Daun Widelia (Widelia sp)
6. Daun Keladi (Colocasia sp)
7. Daun Mangga (Mangifera indica L)
II.
CARA KERJA
1. Mengamati bagian bagian daun : tangkai
(petiolus), pelepah (vagina), helaian (lamina), lidah-lidah (ligula).
2. Mengamati bangun daun : lanset, bulat telur,
bulat telur terbalik, perisai, garis, pita, dsb.
3. Mengamati ujung daun: runcing, meruncing,
tumpul, membulat, rompang, rata, berbelah, berduri.
4. Mengamati pangkal daun: runcing, meruncing,
tumpul, membulat, rompang, rata, berlekuk.
5. Mengamati tepi daun: rata, bergerigi, bergigi,
bergerigi ganda, beringgit, berombak, berlekuk, bercangap, berbagi.
6. Mengamati daging daun: tipis seperti selaput,
tipis lunak seperti kertas, seprti perkamen, seperti kulit, berdaging.
7. Mengamati pertulangan daun: menyirip, menjari,
melengkung, sejajar.
8. Mengamati permukaan atas dan bawah daun:
gundul, licin (mengkilap, suram, berselaput lilin), kasap, berkerut, berbingkul
bingkul, berbulu (jarang, halus, rapat, kasar)
9. Mengamati warna daun pada permukaan atas dan
bawah.
10. Menggambar hasil pengamatan.
III.
DASAR TEORI
Daun merupakan
bagian tumbuhan yang paling penting dan umumnya tiap tumbuhan mempunyai
sejumlah besar daun. Alat ini hanya terdapat pada batang, bagian batang tempat
duduknya atau melekatnya daun dinamakan buku-buku (nodus) batang, dan tempat di
atas daun yang merupakan sudut antara batang dan daun dinamakan ketiak daun
(axilla). Daun biasanya tipis melebar. Kaya akan suatu zat warna hijau yang
dinamakan klorofil. Daun berfungsi sebagai alat untuk:
1. Pengambilan zat-zat makanan (reabsorbsi)
2. Pengolahan zat-zat makanan (asimilasi)
3. Penguapan air (transpirasi)
4. Pernapasan (respirasi)
A.
Bagian-bagian daun
Daun lengkap terdiri dari tiga bagian yaitu:
1. Upih daun atau pelepah daun (vagina)
2. Tangkai daun (petiolus)
3. Helaian daun (lamina)
B.
Bangun/bentuk daun
Berdasarkan letak bagian daun yang melebar maka daun
dibedakan 4 golongan, yaitu:
1. Bagian yang terlebar kira kira di tengah
helaian daun
Tumbuhan yang memiliki daun yang bagian
terlebarnya terletah di tengah tengah helaian daun kemungkinan bangun daunnya adalah
bulat atau bundar (orbicularis), perisai (pelitaltus), jorong (ovalis atau
ellipticus), memanjang (oblongus) dan bangun lanset (lanceolatus).
2. Bagian yang terlebar dibawah tengah tengah helaian
daun
Daun daun yang mempunyai bagian bagian yang terlebar
di bawah tengah tengah helai daunnya dibedakan dalam dua golongan, yaitu:
a. Pangkal daunnya tidak bertoreh: ovatus (oval),
triangularis (segitiga), deltoideus (bangun delta), rhomboideus (belah ketupat).
b. Pangkal daunnya bertoreh atau berlekuk: cordatus
(bangun jantung), reniformis (bangun ginjal), sagittatus (bangun anak panah),
hastatus (bangun tombak), auriculatus (bangun bertelinga).
3. Bagian yang terlebar terletak diatas tengah
tengah helai daun
Daun dengan
bagian yang terlebar terletah ditengah tengah helaian daun kemungkinan
bangun daunnya adalah bangun bulat telur sungsang (abovatus), jantung sungsang
(obcordatus), segitiga terbalik (cuneatus), dan bangun sudip (spathulatus).
4. Tidak ada bagian terlebar
Dalam golongan ini termasuk daun daun tumbuhan
yang bisanya sempit atau lebarnya jauh berbeda jika dibandingkan dengan
panjangnya daun. Contohnya bangun garis (linearis), bangun pita (ligulatus),
bangun pedang (ensiformis), bangun paku (subulatus), dan bangun jarum
(acerosus).
C.
Ujung daun dan pangkal daun
Ujung dan pangkal daun dapat memperlihatkan bentuk yang
beraneka ragam. Ada tujuh bentuk ujung daun yang sering kita jumpai yaitu
runcing, meruncing, tumpul, membulat, rompang, terbelah, dan berduri.
D.
Susunan tulang daun
Menurut besar kecilnya tulang daun dibedakan dalam tiga
macam yaitu: ibu tulang daun, tulang cabang dan urat daun. Berdasarkan arah
tulang tulang cabang yang besar pada helaian daun, dapat dibedakan beberapa
macam susunan tulang daun dan berdasarkan susunan tulangnya dapat dibedakan
menjadi empat golongan yaitu menyirip, menjari, melengkung, sejajar atau lurus.
E.
Tepi daun
Secara garis besar tepi daun dapat dibedakan dalam dua
macam yaitu rata (integer) dan bertoreh (divisus). Toreh pada tepi daun
dibedakan menjadi 2 macam yaitu tepi daun yang bertoreh merdeka (bergerigi,
bergigi, bergerigi ganda, beringgit, berombak) dan tepi daun dengan toreh yang
mempengaruhi bentuknya (berlekuk, bercangap, dan berbagi).
F.
Daging daun
Daging daun adalah bagian daun yang terdapat diantara
tulang tulang daun dan urat urat daun. Di bagian ini zat zat yang diambil dari luar
tubuh diubah menjadi zat zat yang sesuai dengan keperluan kehidupan tumbuhan.
Tebal tipisnya helaian daun tergantung dari tebal tipisnya daging daunnya. Oleh
karena itu daging daun dapat bersifat seperti selaput, seperti kertas, tipis
lunak, seperti perkamen, seperti kulit belulang, dan berdaging.
G.
Warna daun
Secara umum kita ketahui bahwa daun berwarna hijau, namun
tidak jarang kita jumpai daun yang berwarna tidak hijau. Selain itu warna hijau
pada daun dapat memperlihatkan banyak variasi misalnya merah, hijau bercampur
atau tertutup merah atau hijau kekuningan.
H.
Permukaan daun
Pada umumnya permukaan daun dibedakan menjadi: licin,
gundul, kasap, berkerut, berbingkul bingkul, berbulu, berbulu halus atau rapat,
berbulu kasar dan bersisik.
IV.
HASIL PENGAMATAN
A. Tabel Pengamatan
|
No
|
Nama
Tumbuhan
|
Bangun Daun
|
Ujung daun
|
Pangkal daun
|
Tepi daun
|
Daging daun
|
Permukaan atas dan bawah daun
|
Warna daun
|
|
|
|
atas
|
bawah
|
|||||||||
|
1
|
Bambu (Bambusa
sp)
|
pita
|
Runcing
|
Membulat
|
Rata
|
Tipis seperti selaput
|
Licin
|
Licin
|
Hijau kekuningan
|
|
|
2
|
Tebu (Saccarum
officinarum)
|
garis
|
Runcing
|
Rata
|
Rata
|
Perkamen
|
Berbulu kasar
|
Berbulu kasar
|
Hijau tua
|
|
|
3
|
Pisang (Musa
paradisiaca)
|
jorong
|
Tumpul
|
Membulat
|
Rata
|
Kertas
|
Licin
|
Berselaput lilin
|
Hijau tua
|
|
|
4
|
Jarak (Ricinus
communis)
|
bulat
|
Runcing
|
Berlekuk
|
Bergerigi
|
Tipis lunak
|
Gundul
|
Gundul
|
Hijau tua
|
|
|
5
|
Widelia (Widelia
sp)
|
Jorong
|
Runcing
|
Runcing
|
Bergerigi
|
Tipis lunak
|
Berbulu kasar
|
Berbulu kasar
|
Hijau
|
|
|
6
|
Keladi (Colocasia
sp)
|
Bangun perisai
|
Runcing
|
Berlekuk
|
Rata
|
Tipis lunak
|
Licin
|
Kasap
|
Hijau tua
|
|
|
7
|
Mangga (Mangifera
indica)
|
memanjang
|
Meruncing
|
Tumpul
|
Rata
|
Kulit belulang
|
Licin
|
Berbulu kasar
|
Hijau tua
|
|
B. Gambar Hasil Pengamatan
1. Bambu (Bambusa
sp)
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Urat daun
7.
Pangkal daun
8.
Tangkai
9.
Pelepah
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Pangkal daun
7.
Tangkai
2. Tebu (Saccarum
officinarum)
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Urat daun
7.
Pangkal daun
8. Pelepah
Keterangan:
3. Pisang (Musa
paradisiaca)
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Pangkal daun
7. Pelepah
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
4. Jarak (Ricinus
communis)
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Urat daun
7.
Pangkal daun
Tangkai
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Pangkal daun
7. Tangkai
5. Widelia (Widelia
sp)
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Pangkal daun
7. Pelepah
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Pangkal daun
6. Keladi (Colocasia sp)
Keterangan:
1.
Ujung daun
2.
Helaian daun
3.
Tepi daun
4.
Ibu tulang daun
5.
Tulang-tulang cabang
6.
Pangkal daun
7.
Tangkai
8. Pelepah
Keterangan :
1.Ujung daun
2.Helaian daun
3.Tepi daun
4.Ibu tulang daun
5.Tulang-tulang cabang
6.Pangkal daun
7.Tangkai
7. Mangga (Mangifera
indica)
Keterangan:
1. Ujung
daun
2. Helaian
daun
3. Tepi
daun
4. Ibu
tulang daun
5. Tulang-tulang
cabang
6. Urat
Daun
7. Pangkal
daun
Tangkai
Keterangan:
1. Ujung
daun
2. Helaian
daun
3. Tepi
daun
4. Ibu
tulang daun
5. Tulang-tulang
cabang
6. Pangkal
daun
7. Tangkai
V. ANALISA DATA
1. Bambu (Bambusa sp)
Kingdom :Plantae
Subkingdom :Tracheobionta
Subkingdom :Tracheobionta
Super Divisi :Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Bambusa
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Bambusa
Spesies :
Bambusa sp
Bambu adalah tanaman yang sering tumbuh bergerombol. Daun
bambu memiliki tangkai, pelepah dan helai daun. Tanaman ini memiliki daun yang
runcing di ujungnya dan rata di pangkal daunnya. Bentuk daun berupa bangun
garis dengan tepi daun yang membulat, daging daun tipis dan berwarna hijau. Permukaan
atas dan bawah daun licin.
2. Tebu (Saccharum officinarum L.)
Kingdom :
Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae (suku rumput-rumputan)
Genus : Saccharum
Spesies : Saccharum officinarum L.
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae (suku rumput-rumputan)
Genus : Saccharum
Spesies : Saccharum officinarum L.
Tumbuhan tebu sering dijumpai di dataran rendah. Tebu
merupakan penghasil utama gula di dunia. Daun tebu memiliki bagian yang
lengkap, yaitu pelepah daun, tangkai daun dan helai daun. Tanaman ini memiliki
bentuk daun seperti garis dengan ujung daun yang runcing dan pangkal daun yang
rata. Tepi daun tumbuhan ini rata. Memiliki daging daun yang menyerupai
perkamen. Tekstur permukaan atas dan bawah daunnya berbulu kasar. Kebanyakan
daun bambu berwarna hijau tua.
3. Pisang (Musa paradisiaca)
Kingdom :
Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas :
Liliopsida
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Zingiberales
Famili : Musaceae
Genus : Musa
Spesies : Musa paradisiaca
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Zingiberales
Famili : Musaceae
Genus : Musa
Spesies : Musa paradisiaca
Pisang adalah tumbuhan yang kebanyakan hidup di daerah
tropis. Daun pisang memiliki pelepah dan helai daun, tetapi tidak memiliki
tangkai. Tanaman ini hanya memiliki tangkai semu yang merupakan pemanjangan
dari pelepah. Sebagian besar jenis pisang memiliki daun yang berukuran besar
berbentuk jorong. Sebagian besar memiliki ujung daun yang meruncing tapi ada
sebagian yang menumpul.
Pangkal daun pidang kebayakan membelah tapi ada sebagian yg menumpul.
Daging daun menyerupai kertas. Daunnya berwarna hijau tua. Tekstur permukaan
atas daunnya licin dan permukaan bawahnya berselaput lilin.
4. Jarak (Ricinus
communis)
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Euphorbiales
Famili : Euphorbiaceae
Genus : Ricinus
Spesies : Ricinus communis L
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Euphorbiales
Famili : Euphorbiaceae
Genus : Ricinus
Spesies : Ricinus communis L
Jarak adalah tanaman yang kebanyakan dapat ditemui di
daerah tropis. Sekarang jarak banyak digunakan orang sebagai pengganti solar
atau sering disebut biodiesel. Daun tanaman jarak memiliki bangun membulat
dengan tepi daun yang bergerigi. Daging daun memiliki tekstur tipis dan agak
lunak. Permukaan atas dan bawah daun jarak memiliki tekstur gundul. Beberapa
jenis daun jarak berwarna hijau dan sebagian ada yang berwarna keunguan.
5. Widelia (Widelia sp)
Kingdom : Plantae
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae
Kingdom : Plantae
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae
Tumbuhan widelia adalah tanaman yang yang berukuran kecil.
Kebanyakan Widelia tumbuh menggerombol. Daun widelia hanya memiliki helai daun
dan tangkai daun dan tidak memiliki pelepah daun. Daun tanaman ini berbangun
jorong dengan ujung daun yang runcing dan pangkal daun yang tumpul. Tepi daun
widelia bergerigi. Daging daun tanaman widelia berdaging tipis dan lunak.
Permukaan atas dan bawah daun widelia berbulu kasar. Warna daun widelia
berwarna hijau.
6. Keladi (Colocasia
sp)
Kingdom :
Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Arecidae
Ordo : Arales
Famili : Araceae (suku talas-talasan)
Genus : Colocasia
Spesies : Colocasia sp
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Arecidae
Ordo : Arales
Famili : Araceae (suku talas-talasan)
Genus : Colocasia
Spesies : Colocasia sp
Keladi adalah tanaman yang kebanyakan hidup di daerah
dekat sungai atau tempat yang tergenang air. Keladi
memiliki bagian daun berupa pelepah dan helai daun. Tangkai daun keladi adalah
tangkai semu yang merupakan pemanjangan dari pelapah daun. Tanaman keladi memiliki daun daun berbentu
perisai dengan ujung daun runcing dan pangkal daun berlekuk. Tepi daun tumbuhan
keladi rata. Daging daunnya lunak dan tipis. Permukaan atas dan bawah daun
tanaman keladi licin dan dilapisi lilin. Warna daun keladi adalah hijau.
7. Mangga (Mangifera
indica)
Kingdom :
Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Sapindales
Famili : Anacardiaceae
Genus : Mangifera
Spesies : Mangifera indica L.
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Sapindales
Famili : Anacardiaceae
Genus : Mangifera
Spesies : Mangifera indica L.
Helai daun bervariasi namun kebanyakan berbentuk jorong
sampai lanset, 2-10 × 8-40 cm, agak liat seperti kulit, hijau tua berkilap,
berpangkal melancip dengan tepi daun bergelombang dan ujung meluncip, dengan
12-30 tulang daun sekunder. Daun mangga
memiliki helai daun dan tangkai daun, tetapi tidak memiliki pelepah daun. Daun tanaman mangga memiliki bangun memanjang
dengan ujung daun yang runcing dan pangkal daunnya tumpul. Tepi daun mangga
rata. Daging daun mangga menyerupai kulit belulang. Permukaan atas daun licin
dan bawah daun mangga berbulu kasar. Warna daun mangga berwarna hijau tua.
VI.
KESIMPULAN
1. Daun bambu : bangun pita, ujung runcing, pangkal membulat, tepi daun rata, daging
daun tipis, warna daun dominan hijau. Permukaan atas dan permukaan bawahnya licin.
2. Daun tebu : bangun garis, ujung runcing, pangkal membulat, tepi daun rata,
daging daun tipis seperti perkamen, warna daun dominan hijau. Permukaan atas dan permukan bawahnya licin.
3. Daun pisang : bangun jorong, ujung tumpul, pangkal membulat, tepi daun rata, daging seperti kertas, warna hijau.
Permukaan atasnya licin dan permukaan bawahnya berselaput lilin.
4. Daun jarak : bangun membulat, ujung runcing, pangkal berlekuk, tepi bergerigi, daging daun tipis dan lunak, warna hijau tua. Permukaan atas dan bawah daun gundul.
5. Daun widelia : bangun jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi daun bergerigi, daging daun tipis dan lunak, warna hijau. Permukaan atas dan permukaan bawah daun yang kasar.
6. Daun keladi : bangun perisai, ujung runcing, pangkal berlekuk, tepi daun rata, daging daun tipis dan lunak, warna hijau tua. Permukaan daunnya licin serta permukaan bawahnya kasap.
7. Daun mangga : bangun memanjang, ujung meruncing, pangkal tumpul,
daging daun kaku seperti tulang belulang, warna
hijau, dengan permukaan atas yang licin dan permukaan bawah yang berbulu kasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar